Kabayan News Kabayan News
/home / berita / PwC AI Jobs Barometer 2026:...
BERITA

PwC AI Jobs Barometer 2026: Kreativitas Makin Dicari di Era AI

Ilustrasi analisis infografis laporan PwC AI Jobs Barometer 2026 tentang tren pasar kerja global

Ilustrasi analisis infografis laporan PwC AI Jobs Barometer 2026 tentang tren pasar kerja global

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara signifikan telah mengubah lanskap dan kebutuhan keterampilan di dunia kerja global. Berdasarkan laporan PwC AI Jobs Barometer 2026, adopsi teknologi ini justru membuat kemampuan bawaan manusia seperti kepemimpinan, kreativitas, dan pengambilan keputusan menjadi semakin bernilai tinggi. Perusahaan yang berhasil mengintegrasikan AI secara efektif dilaporkan mencatat produktivitas yang jauh lebih tinggi sekaligus mempercepat proses perekrutan tenaga kerja baru.

Studi komprehensif yang dirilis oleh PwC ini dilakukan dengan menganalisis lebih dari satu miliar lowongan pekerjaan di enam benua. Dari pantauan redaksi, laporan tersebut memetakan pasar tenaga kerja global ke dalam dua kategori besar, yaitu "professionalised roles" dan "democratised roles". Kategori pertama merujuk pada profesi yang semakin bergantung pada keahlian profesional manusia karena tugas rutinnya diambil alih AI, sedangkan kategori kedua adalah pekerjaan yang menjadi lebih mudah dilakukan oleh siapa saja berkat bantuan teknologi pintar tersebut.

Hasil analisis data menunjukkan adanya ketimpangan pertumbuhan yang cukup positif bagi para profesional. Menurut laporan tersebut, pekerjaan dalam kategori "professionalised roles" seperti radiolog dan perekrut mengalami pertumbuhan jumlah lowongan dua kali lebih tinggi. Tidak hanya itu, kelompok ini juga menikmati kenaikan gaji rata-rata 42 persen lebih cepat dibandingkan pekerjaan kategori "democratised roles" seperti manajer layanan teknologi informasi (TI) dan sekretaris medis. Secara keseluruhan, kepemilikan keterampilan AI bahkan dapat mendongkrak rata-rata gaji pekerja hingga mencapai 62 persen.

Menurut PwC Global Chief AI Officer, Joe Atkinson, korporasi yang meraih keuntungan terbesar dari kehadiran teknologi ini adalah mereka yang mampu berkolaborasi dengan sistem pintar. "Perusahaan yang memperoleh manfaat terbesar dari AI adalah mereka yang memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperkuat kemampuan manusia, mempercepat inovasi, dan menciptakan sumber nilai baru, bukan sekadar mengotomatisasi pekerjaan," ungkap Joe Atkinson dalam keterangan resminya.

Fenomena pergeseran kompetensi ini juga dirasakan dampaknya di pasar domestik. Berdasarkan penuturan PwC Indonesia Chief Digital & Technology Officer, Subianto, AI tidak hanya memengaruhi metode kerja konvensional, tetapi juga mengakselerasi transformasi kebutuhan keahlian. Pekerjaan dengan tingkat paparan AI tertinggi kini berkembang lebih dari dua kali lipat lebih cepat dibandingkan sektor lainnya. Situasi ini menuntut para pekerja untuk memiliki kemampuan terus belajar dan beradaptasi agar tetap kompetitif di industri.

Dampak adopsi AI ini juga mulai merambah ke segmen pencari kerja tingkat awal atau entry-level. Melalui pengamatan tim redaksi terhadap analisis 2,4 juta lowongan kerja pemula di Amerika Serikat, posisi yang paling sering bersentuhan dengan AI kini tujuh kali lebih berpotensi mensyaratkan kualifikasi senior. Kemampuan interpersonal seperti kepemimpinan dan kreativitas yang tinggi kini dituntut sejak awal karier. Menanggapi pergeseran ini, PwC Indonesia Workforce Transformation Leader, Lita Dewi, menilai perlunya penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor pendidikan, dan industri demi menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang tangguh di era kecerdasan buatan.

// TOPICS
#pwc #artificial_intelligence #dunia_kerja #teknologi #pwc_indonesia #pasar_kerja_2026 #keterampilan_kerja
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.