Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyisipkan candaan menarik saat menyampaikan pidato di hadapan jajaran petinggi TNI dan Polri. Momen tersebut terjadi dalam acara Panen Raya Tebu TNI yang digelar di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi melalui siaran langsung di kanal YouTube, Presiden Prabowo Subianto tampak mengenakan kemeja krem lengan panjang khasnya saat berdiri di podium. Di tengah pidatonya, ia berseloroh mengenai rencana adanya kompetisi khusus bagi para perwira tinggi. "Nanti ada pertandingan antar jenderal-jenderal, saya wasitnya," ucap Prabowo yang langsung mencairkan suasana di lokasi acara.
Dari pengamatan tim redaksi, kelakar tersebut disambut tawa oleh para tamu undangan yang hadir. Agenda ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain memberikan hiburan lewat candaan, Presiden Prabowo juga menyinggung tentang kehebatan serta kemampuan prajurit Indonesia di kancah internasional, salah satunya dalam kompetisi menembak. Menurut Presiden, tim penembak Indonesia sudah berkali-kali memenangkan kejuaraan bergengsi skala internasional menggunakan alutsista domestik.
"Senjata kita sudah diakui dunia. Kita menang pertandingan nembak, berapa kali? 12 kali, kayaknya lebih. Oh, Australia 12 kali berturut-turut dalam pertandingan mereka, yang bikin peraturan mereka, wasitnya mereka, tekniknya mereka. Kita menang 12 kali, pakai senjata buatan anak-anak Indonesia, senapan serbu dari kita, pistol dari kita, SO dari kita," ungkap Prabowo.
Presiden Prabowo menambahkan bahwa rentetan kemenangan tersebut sukses membuat negara-negara lain terkejut karena sebelumnya kekuatan militer Indonesia sempat dipandang sebelah mata. "Saya dengar begitu kita menang, kaget mereka," lanjutnya. Menurut penuturan Presiden, senjata buatan anak bangsa yang digunakan tim Indonesia bahkan sempat diperiksa oleh pihak lawan yang tidak menyangka atas keunggulan performa tersebut.