Kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan unit mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Jamin Ginting kilometer 44, Kelurahan Sikeben, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Insiden maut yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekira pukul 10.30 WIB ini mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka cukup banyak.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Peristiwa mengerikan ini bermula saat sebuah truk bermuatan air mineral kemasan berwarna oranye melaju dari arah Berastagi menuju Kota Medan. Ketika melintasi jalur menurun, truk tersebut mendadak mengalami rem blong sehingga sopir kehilangan kendali atas laju kendaraannya.
"Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Bermula saat truk yang bermuatan air mineral kemasan mengalami rem blong. Truk itu datang dari arah Berastagi menuju ke Medan, dan menghantam truk di depannya," ujar pihak kepolisian, Calvijn.
Lantaran kecepatan yang tidak terkendali, truk bermuatan air mineral itu langsung menghantam truk bermuatan brondolan sawit yang berada persis di depannya. Tak berhenti di situ, hantaman keras tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan total tujuh kendaraan lain di sekitarnya.
"Tujuh kendaraan itu ada yang searah dengan truk, dan ada juga yang datang dari arah sebaliknya," kata Calvijn menambahkan. Saat ini, sopir truk penyebab kecelakaan maut tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, membeberkan data terbaru terkait jumlah korban dalam kecelakaan tragis ini. Berdasarkan pembaruan data, total korban tercatat mencapai 12 orang, di mana empat di antaranya meninggal dunia.
Sementara itu, delapan korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, dengan rincian luka berat dan luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar dari lokasi kejadian menuju ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat.
Untuk korban yang mengalami luka ringan kini sudah dievakuasi ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan awal. Sedangkan untuk para korban yang menderita luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan demi mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.