Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu dan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Insiden tersebut berubah menjadi kepanikan massal setelah bus yang mengangkut puluhan penumpang keluar dari badan jalan hingga tercebur ke dalam sungai. Berdasarkan pantauan redaksi di lokasi kejadian, kondisi bus mengalami kerusakan parah akibat benturan keras sebelum terperosok ke area sungai.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Warga sekitar yang mendengar dentuman keras langsung berhamburan menuju lokasi kejadian guna memberikan pertolongan pertama. Sebelum petugas penyelamat tiba, warga bergegas memecahkan kaca bus secara manual untuk mengevakuasi para penumpang yang terjebak di dalam kabin. Dari hasil pengamatan tim redaksi, aksi cepat tanggap warga ini sangat membantu mempercepat proses penyelamatan di tengah situasi yang krusial.
Akibat insiden mencekam ini, sedikitnya 27 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Menurut keterangan dari pihak berwenang, seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, aparat kepolisian dari Satlantas Polres Nganjuk masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.
Berdasarkan penuturan Nurul "32", salah satu penumpang selamat tujuan Kabupaten Madiun, bus yang ia tumpangi bersama putrinya sudah melaju dengan kecepatan tinggi sejak keberangkatan dari Surabaya. "Bus ngebut sejak dari Surabaya. Berkali-kali mendahului kendaraan lain dan seperti tidak mau mengalah," ujarnya saat ditemui di lokasi. Nurul menambahkan bahwa bus mencoba menerobos dari sisi kanan di jalan menikung sebelum akhirnya berhadapan dengan sebuah truk dari arah berlawanan.
Kesaksian serupa disampaikan oleh Totok "53", seorang penumpang tujuan Kabupaten Ngawi. Menurutnya, Bus Sugeng Rahayu sempat bersenggolan dengan truk tersebut sebelum akhirnya sang sopir kehilangan kendali sepenuhnya dan terlempar ke dalam sungai. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Nganjuk.