Laga pamungkas Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol di MetLife Stadium, New Jersey, menghadapi tantangan besar. Selain atmosfer panas persaingan di lapangan, partai puncak ini juga dibayangi oleh ancaman cuaca ekstrem dari langit.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Prakiraan cuaca terbaru dari lembaga cuaca Amerika Serikat menunjukkan adanya peluang hujan deras hingga badai petir yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak FIFA terkait penundaan jadwal kick-off.
Berdasarkan data yang dirilis, peluang terjadinya hujan saat pertandingan berlangsung mencapai 60 persen. Kondisi tersebut diperparah dengan potensi kemunculan badai petir yang bisa memaksa perangkat pertandingan untuk menghentikan laga sementara waktu demi keselamatan pemain.
Dinas cuaca nasional AS wilayah New York mengonfirmasi adanya sistem front cuaca yang menetap di selatan area stadion. Suhu pada Minggu sore waktu setempat diperkirakan berada di kisaran 29 hingga 30 derajat Celsius dengan kondisi langit cerah berawan sebelum potensi hujan mengguyur.
Kantor cuaca New Jersey juga memperingatkan adanya risiko badai parah yang dapat memicu banjir bandang mendadak di sekitar kawasan stadion. Selain masalah hujan dan petir, sebaran asap kebakaran hutan dari Kanada turut memicu peringatan dini terkait penurunan kualitas udara di sekitar MetLife Stadium.
Menghadapi situasi ini, FIFA menerapkan protokol keselamatan petir yang sangat ketat. Jika terjadi sambaran petir dalam radius 13 kilometer dari stadion, pertandingan akan langsung dihentikan dan waktu tunggu selama 30 menit akan diterapkan serta dihitung ulang jika petir kembali menyambar.
MetLife Stadium sendiri merupakan stadion terbuka tanpa atap pelindung, sehingga jalannya pertandingan sepenuhnya bergantung pada kondisi alam. Hingga berita ini diturunkan, jutaan pasang mata di seluruh dunia masih menunggu keputusan akhir dari otoritas sepak bola tertinggi terkait kelancaran laga puncak ini.