Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Bocah SD Asal Boyolali Temukan Celah...
BERITA

Bocah SD Asal Boyolali Temukan Celah Keamanan Penting NASA

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 19 Juli 2026
Ibrahim Al Abrar menunjukkan sertifikat penghargaan dari NASA

Ibrahim Al Abrar menunjukkan sertifikat penghargaan dari NASA

Dunia maya dihebohkan oleh prestasi gemilang seorang anak sekolah dasar asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bocah bernama Ibrahim Al Abrar tersebut berhasil mendapatkan penghargaan resmi dari badan antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA). Murid kelas 6 SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu ini sukses menemukan celah keamanan siber pada sistem lembaga kedirgantaraan tersebut.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, prestasi luar biasa ini dicapai Ibrahim dengan keterbatasan fasilitas yang ada. Dari pantauan redaksi, ia melakukan analisis keamanan tersebut hanya bermodal sebuah mini PC bekas seharga Rp2 juta. Celah keamanan yang berhasil diidentifikasi oleh Ibrahim dikategorikan sebagai jenis "broken link hijacking", sebuah kerentanan serius yang dapat dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengambil alih tautan rusak.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, letak sekolah Ibrahim sebenarnya berada di area yang cukup terpencil, berjarak sekitar 43,5 kilometer dari pusat Kota Boyolali dengan waktu tempuh mencapai lebih dari satu jam. Kendati demikian, keterbatasan geografis tidak menghalangi bakat besarnya di bidang teknologi informasi. Ayah Ibrahim, Aminudin, yang berprofesi sebagai guru di SMK Negeri Kemusu, terus memberikan dukungan penuh terhadap minat anaknya tersebut.

Selain kabar prestasi dari Ibrahim, dinamika berita regional dalam 24 jam terakhir juga diwarnai oleh kasus kriminalitas yang menonjol di Jawa Timur. Menurut laporan kepolisian di Sidoarjo, petugas berhasil mengamankan dua tersangka pembunuhan berencana, yakni DM (19) dan kekasihnya NJS (28). Keduanya ditangkap hanya dalam waktu 10 jam setelah jasad korban ditemukan oleh warga setempat.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal pihak kepolisian, korban yang bernama Gatot Tri Wahyu Widodo (53) merupakan ayah angkat dari tersangka DM. Motif utama di balik aksi keji ini diduga kuat merupakan dendam masa kecil yang dipendam oleh pelaku. Sebelum jasad korban ditemukan di pekarangan rumah, para pelaku sempat membuat skenario palsu seolah-olah korban telah hilang misterius.

Topics
ibrahim al abrar nasa boyolali celah keamanan berita populer regional kriminalitas sidoarjo
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.