Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Undang Undang Perumahan Terbesar...
INTERNASIONAL

Undang Undang Perumahan Terbesar Resmi Berlaku Tanpa Tanda Tangan Trump

Presiden Donald Trump saat memberikan konferensi pers di Gedung Putih terkait undang-undang perumahan

Presiden Donald Trump saat memberikan konferensi pers di Gedung Putih terkait undang-undang perumahan

Washington DC - Undang-undang keterjangkauan perumahan terbesar dalam beberapa dekade terakhir resmi berlaku di Amerika Serikat. Regulasi yang dinamakan 21st Century Road to Housing Act ini sah menjadi hukum tanpa adanya tanda tangan dari Presiden Donald Trump.

Lolosnya undang-undang ini terjadi setelah melewati tenggat waktu 10 hari yang berakhir pada Jumat tengah malam waktu setempat. Berdasarkan aturan hukum di AS, sebuah rancangan undang-undang yang telah disetujui Kongres dapat berlaku secara otomatis menjadi undang-undang jika presiden tidak menandatangani atau mengajukan veto dalam kurun waktu tersebut.

Sebelumnya, Donald Trump menolak untuk menandatangani regulasi ini dan bahkan membatalkan seremonial penandatanganan di Gedung Putih pada Juni lalu. Trump menyebut RUU perumahan ini sebagai "hal yang membosankan" dan menilai agenda tersebut tidak terlalu penting.

Trump menegaskan hanya akan menandatangani aturan perumahan itu jika Kongres meloloskan SAVE America Act, sebuah undang-undang pengetatan aturan pemilu yang mewajibkan bukti kewarganegaraan untuk mendaftar pemilu. Namun, aturan pemilu usulan Trump tersebut saat ini mandek di Senat karena kekurangan dukungan suara.

"Bagi saya, jika dibandingkan dengan SAVE America Act, hampir semua hal lain terasa sangat membosankan," kata Trump kepada para wartawan saat menjelaskan alasannya membiarkan undang-undang perumahan tersebut berlaku tanpa tanda tangannya.

Di sisi lain, undang-undang perumahan baru ini mendapat dukungan bipartisan yang sangat luas dari Partai Demokrat maupun Partai Republik di Kongres. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, bahkan sempat memuji aturan ini di media sosial X sebagai salah satu legislasi perumahan paling signifikan dalam sejarah Amerika.

Undang-undang baru ini memuat lebih dari 40 ketentuan yang bertujuan untuk mempermudah kepemilikan rumah bagi masyarakat, terutama dengan memangkas regulasi birokrasi dan mendorong pembangunan rumah baru secara masif di seluruh negeri.

Salah satu poin pentingnya adalah memberikan kemudahan bagi pengembang rumah pabrikan (manufactured homes) dengan menghapus syarat rangka baja permanen. Perubahan ini diperkirakan dapat memangkas biaya konstruksi sekitar 5.000 hingga 10.000 dolar AS per rumah dan memudahkan desain rumah bertingkat.

Meski tidak menambah anggaran baru dari APBN federal, undang-undang ini akan mengalihkan dana insentif yang sudah ada kepada komunitas atau daerah yang paling aktif membangun perumahan baru bagi masyarakat.

Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga properti yang tidak terbendung di AS. Berdasarkan data dari Realtor.com, rumah tangga dengan pendapatan 75.000 dolar AS per tahun kini hanya mampu menjangkau kurang dari seperempat dari total listing rumah yang tersedia di pasar saat ini.

// TOPICS
#donald_trump #amerika_serikat #perumahan_murah #properti #kongres_as #ekonomi_global
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.