Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Iran Bersumpah Balas Serangan...
BERITA

Iran Bersumpah Balas Serangan Infrastruktur, Israel Kini Terancam

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr saat memberikan pernyataan

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr saat memberikan pernyataan

Pemerintah Iran secara terbuka mengeluarkan ancaman keras dan bersumpah akan menanggapi setiap serangan yang menyasar infrastruktur penting di negaranya. Berdasarkan pernyataan resmi yang dirilis, Teheran memperingatkan bahwa Israel tidak akan luput dari serangan balasan tersebut setelah terjadinya eskalasi baku tembak baru-baru ini antara militer Iran dengan pihak Amerika Serikat.

Menurut Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, tindakan tegas siap diambil demi melindungi kedaulatan negara. "Seperti yang telah kami umumkan, setiap serangan terhadap infrastruktur akan dibalas, dan rezim Zionis kriminal yang bertanggung jawab atas kekejaman ini tidak akan aman dari tanggapan para pejuang kami," tegas Zolghadr dalam sebuah pernyataan tertulis yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Dari pantauan redaksi, ketegangan ini memuncak setelah serangkaian serangan udara tanpa klaim menghantam berbagai wilayah di Iran selatan. Berdasarkan laporan di lapangan, serangan misterius tersebut terjadi tepat pada saat Iran tengah bersiap untuk menguburkan mendiang mantan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Hingga kini, rezim teokrasi tersebut belum menuduh aktor tertentu secara langsung, namun spekulasi keterlibatan aktor luar terus menguat.

Selain Israel, Iran melalui anggota komite keamanan nasional parlemen yang juga mantan komandan Garda Revolusi, Esmail Kousari, memperingatkan bahwa Uni Emirat Arab akan membayar harga mahal atas dugaan kerja samanya dengan Amerika Serikat. Menurut pengamatan tim redaksi, tuduhan ini didasarkan atas peran di balik layar yang diduga dimainkan oleh UEA dalam memfasilitasi operasi militer Washington baru-baru ini.

Berdasarkan catatan sejarah sejak Perang Teluk 1991, Amerika Serikat memang mempertahankan jejak pangkalan militer yang sangat luas di seluruh negara Arab Teluk, termasuk Bahrain yang menjadi markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat. Pihak Iran berulang kali menuduh negara-negara Arab Teluk secara aktif mendukung upaya perang Amerika Serikat, meskipun tuduhan tersebut secara konsisten dibantah oleh negara-negara terkait selama konflik berlangsung.

Di sisi lain, perairan Selat Hormuz kini menjadi titik panas baru yang sangat diwaspadai. Iran tetap bersikeras bahwa merekalah satu-satunya otoritas yang mengendalikan jalur strategis tersebut. Menurut laporan dari Pusat Informasi Maritim Gabungan, badan multinasional yang diawasi Angkatan Laut Amerika Serikat, para pelaut kini terus didesak untuk menggunakan rute selatan melewati perairan teritorial Oman guna menghindari potensi cegatan dari pihak militer Iran.

// TOPICS
#iran #israel #amerika_serikat #mohammad_bagher_zolghadr #konflik_timur_tengah #selat_hormuz
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.