Aksi kejahatan jalanan atau begal yang terjadi di pagi hari di kawasan Kota Bandung dan wilayah Jawa Barat lainnya menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Menanggapi keresahan masyarakat tersebut, Polda Jawa Barat memastikan akan meningkatkan pengamanan serta memperketat patroli di waktu-waktu rawan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah penanganan khusus atau cara bertindak yang disesuaikan dengan pola waktu rawan kejahatan. Personel kepolisian akan diperbanyak di lapangan, terutama saat dini hari hingga pagi hari serta pada hari libur.
"Dan upaya kita di dini hari, tentu akan kita lakukan CB (cara bertindak) yang harus disesuaikan dengan waktunya, ini jam-jam yang rawan akan kita perbanyak personelnya utamanya jam-jam libur," ujar Hendra, Selasa (21/7/2026).
Hendra menjelaskan, sesuai dengan arahan Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto, jajaran kepolisian diinstruksikan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku kejahatan jalanan yang nekat mengganggu keamanan masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan, pimpinan Polda Jabar bahkan telah mengumpulkan seluruh Kapolres jajaran untuk memberikan penekanan khusus terkait penanganan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Jawa Barat.
Di samping peningkatan pengamanan, Polda Jabar turut mengajak partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan. Polisi mengapresiasi warga yang sigap melaporkan setiap potensi maupun insiden kejahatan.
"Kita ingatkan kepada para pelaku sekecil apapun yang memberikan teror kepada masyarakat akan kita tindak tegas," tegas Hendra menutup keterangannya.