Kiper utama England, Jordan Pickford, kembali membuktikan kapasitasnya sebagai sosok krusial di bawah mistar gawang. Setelah sempat mengawali turnamen dengan performa yang kurang meyakinkan saat melawan Croatia dan Ghana, pemain asal klub Everton ini sukses menjadi pahlawan kemenangan dalam laga dramatis babak 16 besar melawan Mexico.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, Thomas Tuchel sempat tertangkap kamera menegur keras distribusi bola Jordan Pickford dari pinggir lapangan saat laga fase grup. Namun, sang penjaga gawang berhasil menjawab keraguan tersebut dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang di Estadio Azteca, termasuk mementahkan dua peluang emas dari penyerang Mexico, Raul Jimenez.
Mantan kiper tim nasional England, Joe Hart, memberikan pujian tinggi atas ketangguhan mental juniornya tersebut melalui siaran BBC. "Dia mungkin tidak terlalu memanjakan mata, tetapi demi Tuhan dia sangat efektif, Anda bisa memercayainya, dan di momen-momen besar dia selalu ingin berdiri di sana untuk menjadi sosok penyelamat itu," ujar Joe Hart setelah pertandingan.
Dari pengamatan tim redaksi, laga perempat final mendatang melawan Norway akan menjadi momen bersejarah bagi Jordan Pickford. Jika kembali dipercaya sebagai starter oleh Thomas Tuchel, dia akan mencatatkan penampilan ke-18 di ajang Piala Dunia, sekaligus resmi melewati rekor legendaris milik Peter Shilton yang telah bertahan lama.
Menurut analisis statistik, Jordan Pickford juga dikenal sebagai spesialis adu penalti dengan keberhasilan menggagalkan empat dari 14 tendangan penalti yang dihadapinya di turnamen mayor. Ketangguhannya akan kembali diuji di Miami saat harus berhadapan langsung dengan penyerang paling mematikan di dunia milik Norway, Erling Haaland.