Pemerintah Kabupaten Garut terus menaruh perhatian serius terhadap pemberdayaan generasi muda di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bootcamp Kewirausahaan Organisasi Pemuda yang digelar di Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut ini dibuka secara resmi oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Mengusung tema "Membangun Organisasi Pemuda yang Produktif dan Mandiri", program ini dirancang khusus untuk mendongkrak kapasitas organisasi kepemudaan.
Lewat bootcamp ini, organisasi kepemudaan di Garut diharapkan tidak hanya sekadar aktif dalam kegiatan sosial, melainkan juga piawai dalam membangun unit usaha yang produktif, memiliki daya saing tinggi, serta berkelanjutan demi menyokong roda ekonomi daerah.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyatakan bahwa pengembangan kewirausahaan di kalangan anak muda wajib ditopang oleh ekosistem yang sehat. Ekosistem tersebut harus mampu mempertemukan berbagai ide segar, pengalaman, hingga kolaborasi nyata antar-pelaku organisasi.
Menurut Abdusy Syakur Amin, ruang pelatihan intensif seperti bootcamp menjadi sarana krusial untuk memantik kreativitas sekaligus memperkuat semangat membangun Garut dari sektor ekonomi. Beliau mengimbau para peserta agar memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jejaring bisnis.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arah kebijakan pembangunan yang mengacu pada Rakortekrenbang Provinsi Jawa Barat. Penguatan wirausaha muda kini menjadi fokus utama di tingkat kabupaten.
Antusiasme pemuda Garut terbilang sangat tinggi dalam menyambut program ini. Tercatat ada 133 kader dari berbagai organisasi kepemudaan yang mendaftar. Namun, setelah melalui seleksi administrasi dan evaluasi proposal bisnis, hanya 50 peserta terbaik yang lolos ke tahap bootcamp.
Selama pelatihan, para peserta digembleng dengan berbagai materi esensial. Mulai dari pembentukan karakter kewirausahaan, penyusunan model bisnis, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga rencana aksi nyata yang bisa langsung diterapkan pada organisasi masing-masing.