Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, kembali menjadi titik fokus aktivitas unjuk rasa pada Kamis (16/7/2026). Aksi yang dimotori oleh kelompok mahasiswa asal Banten tersebut dipusatkan di sekitar kawasan Patung Arjunawijaya atau Patung Kuda dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Untuk memastikan aksi berjalan aman dan kondusif, pihak kepolisian telah menyiagakan sebanyak 569 personel gabungan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengungkapkan bahwa demonstrasi kali ini diinisiasi oleh Koalisi Aktivis Banten Bangkit bersama beberapa elemen massa lainnya.
"Aksi unjuk rasa pada hari ini datang dari Koalisi Aktivis Banten Bangkit dan beberapa elemen massa lainnya di wilayah Gambir," kata Erlyn Sumantri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan jadwal yang diterima oleh pihak kepolisian, massa demonstran diperkirakan mulai berkumpul dan menyampaikan aspirasinya sejak pukul 10.00 WIB. Mengantisipasi segala potensi kerawanan, aparat keamanan pun sudah menggelar apel kesiapan pasukan sejak pukul 09.00 WIB pagi.
Erlyn menambahkan bahwa 569 personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran. Pengamanan ini juga mendapat dukungan penuh dari tim Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras) wilayah Jakarta Pusat agar aspirasi dapat tersampaikan secara tertib.
Selain menyiagakan personel, kepolisian juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan hingga kawasan Monas. Kendati demikian, penerapan pengalihan arus kendaraan ini bersifat situasional, bergantung pada jumlah massa dan kondisi riil di lapangan.
Pihak kepolisian pun mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan dengan mencari rute alternatif selama demonstrasi berlangsung. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati. Silakan gunakan rute alternatif untuk menghindari kemacetan," pungkas Erlyn.