Kabayan News Kabayan News
/home / berita / 14 Kabupaten di Jatim Dilanda...
BERITA

14 Kabupaten di Jatim Dilanda Kekeringan, 3 Daerah Tanggap Darurat

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 21 Juli 2026
Petugas BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk daerah terdampak kekeringan di Jawa Timur

Petugas BPBD menyalurkan bantuan air bersih untuk daerah terdampak kekeringan di Jawa Timur

Dampak musim kemarau mulai dirasakan secara meluas di wilayah Jawa Timur. Hingga pertengahan Juli 2026, tercatat sebanyak 14 kabupaten telah menetapkan status kedaruratan kekeringan akibat semakin sulitnya ketersediaan air bersih di tengah masyarakat.

Dari belasan wilayah tersebut, tiga kabupaten di antaranya bahkan telah resmi meningkatkan status kedaruratan menjadi Tanggap Darurat. Sementara itu, 11 kabupaten lainnya masih menetapkan status Siaga Darurat kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengungkapkan bahwa bantuan air bersih terus disalurkan secara intensif ke titik-titik lokasi yang terdampak parah.

"Dropping air bersih terus kami lakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," ujar Satriyo pada Selasa (21/7/2026).

Satriyo menjelaskan bahwa hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 1.035.000 liter air bersih telah berhasil didistribusikan kepada warga terdampak. Penyaluran tersebut menjangkau 42 kecamatan, 56 desa, serta 73 dusun di berbagai penjuru wilayah Jawa Timur dengan mengandalkan 207 rit mobil tangki.

Berdasarkan data resmi BPBD Jatim, 14 wilayah yang dilanda kekeringan meliputi Kabupaten Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, Jember, Sampang, Mojokerto, dan Situbondo.

"Dari jumlah tersebut, Kabupaten Lumajang, Mojokerto, dan Situbondo telah meningkatkan status menjadi Tanggap Darurat. Sementara 11 kabupaten lainnya masih berstatus Siaga Darurat," kata Satriyo memaparkan kondisi terkini.

Guna mengantisipasi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang, BPBD Jatim mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp612 juta untuk mendukung operasional distribusi air bersih.

Dana alokasi tersebut diproyeksikan mampu menyokong hingga 867 rit operasional mobil tangki penyuplai air bersih selama masa darurat. Selain air bersih, BPBD Jatim menyiapkan armada penunjang lain berupa 50 unit tandon air, 100 tandon lipat, serta 9.600 lembar terpal untuk mendistribusikan bantuan secara optimal.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui rapat koordinasi teknis bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan BPBD kabupaten/kota terus merapatkan barisan demi menyusun langkah terpadu dalam mengatasi krisis air di wilayah terdampak.

Topics
kekeringan bpbd jatim jawa timur bantuan air bersih tanggap darurat musim kemarau
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.