Miami Heat berambisi mencatatkan aktivitas bursa transfer terbaik di NBA musim panas ini. Langkah agresif klub asal South Beach ini diawali dengan keberhasilan mereka memenangi perburuan megabintang Giannis Antetokounmpo melalui skema trade besar-besaran yang mengubah peta persaingan liga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Tidak berhenti di situ, Miami Heat juga dikabarkan tengah berupaya memulangkan LeBron James untuk menjalani sisa kariernya demi merengkuh trofi juara NBA. Presiden Miami Heat Pat Riley baru-baru ini memberikan perkembangan terbaru terkait upaya timnya mendekati sang raja.
"Untuk transparan mengenai hal ini, kami telah berdiskusi lebih dari seminggu yang lalu, mungkin seminggu sebelum itu tentang hal tersebut. Namun saat ini, saya pikir kami sama seperti orang lain. Hanya menunggu untuk melihat apa yang akan dia lakukan," ungkap Pat Riley kepada media.
Di tengah ketidakpastian tersebut, nama guard veteran Klay Thompson mencuat sebagai target berikutnya. Thompson dilaporkan lebih memilih skema trade menuju tim papan atas ketimbang opsi buyout, meskipun situasinya tidak sepenuhnya berada di bawah kendalinya.
"Thompson seharusnya mengincar trade ke destinasi yang diinginkan daripada klausul buyout, meskipun dia memegang kendali lebih kecil dalam skenario pertama. Aspek yang rumit adalah juara NBA empat kali ini masih akan menerima gaji sebesar 17,5 juta dolar AS musim depan, dan mungkin tidak banyak tim yang berminat dengannya pada harga tersebut," tulis Peter O'Keefe dari Blue Man Hoops.
Kendati memiliki beban gaji yang cukup besar, Miami Heat diyakini bersedia menampung sisa kontrak Thompson demi membangun kedalaman skuad yang kompetitif. Kemampuan menembak jarak jauh yang dimiliki sang pemain akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi pergerakan Giannis Antetokounmpo di area pertahanan lawan.
Sepanjang karier profesionalnya di dunia bola basket, pemain yang dikenal sebagai salah satu penembak jitu terbaik dalam sejarah NBA ini telah mengantongi pendapatan total lebih dari 298 juta dolar AS. Jika proses negosiasi berjalan mulus, kehadiran Thompson dipastikan bakal mendongkrak status Miami Heat sebagai calon kuat peraih cincin juara.