Miami Heat sukses membuat gebrakan besar di NBA dengan berhasil mendatangkan Giannis Antetokounmpo melalui kesepakatan trade musim panas ini. Langkah agresif ini langsung menempatkan Heat sebagai salah satu tim favorit di Wilayah Timur untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam konferensi pers pengenalan Antetokounmpo, Presiden Miami Heat Pat Riley sempat melontarkan pernyataan menarik bahwa mereka masih membutuhkan bintang besar lain untuk mendarat ke Miami. Pernyataan Riley tersebut merujuk pada rumor kembalinya LeBron James ke kubu Heat.
"Untuk transparan mengenai hal ini, kami telah berdiskusi lebih dari seminggu yang lalu, mungkin seminggu sebelum itu tentang hal tersebut. Namun saat ini, saya pikir kami sama seperti orang lain. Hanya menunggu untuk melihat apa yang akan dia lakukan," ungkap Pat Riley kepada media.
Meskipun Miami Heat dipandang sebagai salah satu tim terdepan yang berpeluang mendapatkan LeBron James, situasi di pasar free agency masih sangat dinamis. Jika mereka gagal mengamankan tanda tangan sang megabintang, Robby Kalland dari CBS Sports meyakini Heat akan segera mengalihkan bidikan mereka ke DeMar DeRozan.
"Miami Heat akan sangat membutuhkan kemampuan menembak, terlepas dari apa yang dilakukan James. Namun jika mereka melewatkannya, mereka dapat menawarkan sebagian dari mid-level exception daripada sekadar mengisi roster dengan pemain kontrak minimum. Atasan hard cap akibat trade Giannis Antetokounmpo membatasi pergerakan mereka, tetapi DeRozan bisa menjadi opsi yang masuk akal, meskipun dia tidak menyelesaikan masalah tembakan tiga angka," tulis Kalland.
DeMar DeRozan memang bukan komoditas superstar sekelas LeBron James saat ini. Kendati demikian, pemain yang sudah mengoleksi enam gelar All-Star tersebut dinilai tetap mampu memberikan opsi serangan yang mematikan lewat kemampuan mid-range miliknya yang elit, sembari terus berburu cincin juara NBA pertamanya.
Sepanjang kariernya di NBA, pemain veteran berusia 17 tahun ini tercatat telah menghasilkan pendapatan lebih dari 305 juta dolar AS dari nilai kontraknya. Miami Heat berpeluang besar mengamankan jasa DeRozan dengan kesepakatan bernilai ekonomis, namun tetap memberikan dampak instan yang signifikan bagi produktivitas poin tim.