Dewan Eropa melayangkan kritik keras dan tuduhan serius terhadap badan pengatur sepak bola dunia, FIFA. Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Alain Berset, menilai FIFA telah mengambil serangkaian keputusan yang dinilai melonggarkan pengawasan serta memperbesar celah terjadinya praktik kecurangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada pimpinan FIFA, Alain Berset menyoroti berbagai isu krusial yang dinilai merusak integritas olahraga tersebut. Menurutnya, kepemimpinan FIFA saat ini justru membawa dampak buruk bagi iklim persaingan yang sehat.
"Sebuah sanksi yang ditangguhkan hanya dalam hitungan hari di bawah tekanan tanpa adanya justifikasi yang jelas. Otoritas wasit yang dipertanyakan, penghinaan rasis terhadap pemain termasuk dari pejabat terpilih, hingga perjudian di setiap operan, kartu, dan tendangan sudut," tulis Alain Berset dalam surat terbuka tersebut.
Berset menggarisbawahi bahwa bahaya terbesar saat ini datang dari maraknya industri perjudian yang merambah hingga ke detail terkecil dalam pertandingan. Luasnya spektrum taruhan dinilai berpotensi besar memicu pengaturan skor dan manipulasi aksi pemain di lapangan.
"Taruhan kini tidak lagi sebatas pada hasil akhir pertandingan, tetapi juga pada aksi spesifik yang dapat dilakukan pemain tanpa mengubah skor. Hal ini jelas membuka pintu lebar bagi kecurangan. Dan gelaran turnamen ini justru membuka pintu tersebut semakin lebar," tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengecam langkah FIFA yang untuk pertama kalinya menyambut pasar prediksi sebagai mitra resmi langsung di dalam stadion. Alain Berset pun menyimpulkan bahwa krisis besar berikutnya di dunia sepak bola telah dimulai dengan dua faktor utama, yaitu uang dan kekuasaan.