Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-403 Kota Manado yang bertempat di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota pada Kamis (16/7/2026). Momentum penuh syukur ini sekaligus menjadi ajang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam membangun Kota Manado agar semakin maju, sejahtera, dan berbudaya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Ibadah syukur tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. Agenda ini dihadiri oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Ketua TP-PKK Kota Manado Iren Angouw Pinontoan.
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kota Manado Dra. Aaltje Dondokambey M.Kes Apt, unsur Forkopimda Manado, Sekretaris Kota (Sekot) Manado dr. Steaven Dandel M.Ph bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Manado. Selain itu, hadir pula para kepala SKPD, pimpinan Perumda Pasar Manado, pimpinan PDAM Wanua Wenang, para camat, lurah, pejabat eselon, pimpinan BKSAUA, FKUB, FKDM, FPK, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Di sela-sela prosesi ibadah, Wali Kota Andrei Angouw bersama istri berkesempatan untuk memasang sekaligus meniup lilin HUT ke-403 Kota Manado. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang ibu kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini sebagai pusat pertumbuhan daerah.
Dalam sambutannya, Andrei Angouw menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Manado. Menurut Andrei, peringatan hari jadi kota ini bukan hanya menjadi milik jajaran pemerintah daerah semata, melainkan merupakan momen sukacita bagi seluruh warga Kota Manado.
"Ini adalah hari ulang tahun ke-403 seluruh masyarakat Kota Manado. Kita bersyukur atas perjalanan kota ini dan berharap apa yang kita bangun hari ini dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa mendatang," ujar Andrei.
Andrei juga mengulas secara singkat mengenai sejarah terbentuknya Kota Manado yang berkembang dari sebuah kawasan pintu masuk hingga menjadi pusat permukiman padat. Ia menekankan bahwa nilai-nilai sejarah tersebut harus terus dijaga dengan baik oleh generasi penerus.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong merawat, menjaga, dan membangun Kota Manado demi mewujudkan visi kota yang maju dan sejahtera. Menurutnya, salah satu wujud nyata dari pembangunan peradaban kota adalah dengan menumbuhkan budaya hidup bersih serta menjaga lingkungan sekitar.
"Kita harus menjaga Kota Manado tetap bersih dan tidak membuang sampah sembarangan. Dari kebersihan inilah kita mengajarkan masyarakat agar budaya hidup bersih tetap terpelihara," tegas Andrei.
Menutup arahannya, Wali Kota Manado mengajak seluruh warga menjadikan peringatan HUT ke-403 ini sebagai momentum kontemplasi untuk terus berbenah dan memupuk semangat pembangunan daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
"Momen HUT Kota Manado ini hendaknya menjadi refleksi bagi kita semua agar terus membangun Kota Manado menjadi lebih baik lagi," pungkas Andrei.