Kawasan World Trade Center di New York kembali membawa kabar baik setelah sekian lama. Setelah pekan lalu resmi memulai pembangunan markas baru Amex di Two World Trade Center, kini giliran gedung Three World Trade Center yang berhasil mengisi kekosongan ruang ritel raksasa pada area podiumnya yang telah berlangsung selama satu dekade.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perusahaan penyedia ruang acara ternama, Glasshouse, resmi menandatangani kesepakatan sewa jangka panjang untuk membuka cabang barunya di pusat kota Manhattan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Glasshouse menyewa area seluas 66.436 kaki persegi yang tersebar di tiga lantai gedung.
Kesepakatan sewa ini dilakukan dengan Unibail-Rodamco-Westfield (URW) selaku pemilik area ritel WTC, serta Port Authority selaku pemilik lahan. Mitra Glasshouse, Alex Holiday, menyebut langkah ekspansi ini sebagai kesempatan sekali dalam satu generasi untuk mendirikan ruang acara unggulan di salah satu destinasi paling penting di dunia.
Nantinya, sebagian besar area Glasshouse akan menempati lantai dua dan tiga gedung. Selain itu, mereka juga mengamankan ruang seluas 2.000 kaki persegi di lantai dasar menghadap ke Church Street yang akan difungsikan khusus sebagai lobi kedatangan tamu VIP.
Langkah ini sekaligus menjadi angin segar bagi URW. Sebelumnya, pengelola sempat kesulitan mencari penyewa untuk area podium bawah tersebut setelah dua rencana kerja sama restoran besar yang digadang-gadang sebelumnya batal terlaksana. Padahal, pengembang Larry Silverstein telah berhasil menyewakan sekitar 90 persen ruang perkantoran gedung kepada penyewa besar seperti Uber dan WPP.
Meski kesepakatan sewa telah selesai ditandatangani, Glasshouse memperkirakan ruang acara berkapasitas hingga 2.000 pengunjung ini baru bisa dibuka setidaknya 18 bulan ke depan. Hal tersebut dikarenakan proyek ini masih harus melewati tahap perancangan desain serta konstruksi interior yang mendalam.