Burger King merilis kebijakan baru yang memanjakan para pelanggan pemilih dengan meluncurkan program "Whopper Guarantee". Lewat kampanye ini, raksasa makanan cepat saji tersebut berjanji akan membuat ulang pesanan Whopper yang tidak memuaskan, sekaligus memberikan berbagai penawaran menarik lainnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah ini diambil setelah Burger King menggelar "Listening Initiative" pada Februari lalu, di mana Presiden Burger King AS dan Kanada, Tom Curtis, membagikan nomor teleponnya secara terbuka. Inisiatif tersebut membuat kotak masuk Curtis dibanjiri ribuan panggilan dan pesan singkat dari konsumen yang menyampaikan kritik serta saran.
"Ketika kami bertanya kepada para tamu di mana kami bisa melakukan perbaikan, mereka memberi kami banyak umpan balik yang jujur, dan sekarang adalah tanggung jawab kami untuk bertindak berdasarkan hal itu," kata Tom Curtis.
Menanggapi permintaan konsumen, jaringan restoran burger ini kini menunjuk manajer restoran versi baru yang disebut "Your Way Champion". Sosok ini bertugas memastikan pesanan disiapkan sesuai dengan spesifikasi pelanggan dan siap "membereskan masalah" jika terjadi kesalahan.
Melalui program "Whopper Guarantee", apabila menu utama tersebut tidak memenuhi ekspektasi konsumen, pihak Burger King tidak hanya akan membuat ulang burger di tempat, tetapi juga memberikan Whopper berikutnya secara gratis.
Kedua inisiatif baru ini disosialisasikan melalui iklan berdurasi 60 detik bertajuk "We're Here to Help". Program ini merupakan bagian dari kampanye besar "There's A New King And It's You" yang diluncurkan sejak Maret lalu untuk mengedepankan kepuasan pelanggan di atas segalanya.
Langkah berani ini terbukti berhasil mendongkrak kinerja finansial perusahaan. Pada kuartal pertama, Burger King AS mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 5,8 persen, membalikkan penurunan 1,1 persen yang sempat terjadi pada periode yang sama di tahun 2025.