Sebanyak 236 personel Polres Bantul dilaporkan telah mengikuti rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang berpusat di Aula Wira Pratama Polres Bantul. Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan, agenda komprehensif ini mencakup pemberian vaksin influenza, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga pelaksanaan deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes urine.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, rangkaian agenda ini diposisikan sebagai langkah preventif strategis guna memastikan seluruh jajaran anggota kepolisian tetap berada dalam kondisi fisik yang prima. Hal ini dinilai krusial agar tidak ada kendala kesehatan atau pelanggaran hukum yang dapat mengganggu jalannya tugas kedinasan sehari-hari.
"Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesehatan personel sekaligus sebagai upaya memastikan anggota Polres Bantul selalu siap menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan resminya.
Dari pantauan redaksi, jalannya tahapan medis ini diawali dengan penyuntikan vaksin influenza massal. Langkah intervensi medis tersebut sengaja dipilih pihak institusi untuk mempertebal proteksi antibodi para personel, mengingat tingginya mobilitas operasional mereka di lapangan yang rentan terhadap risiko penularan virus musiman.
Menurut penjelasan lanjutan dari Iptu Rita Hidayanto, imunitas tubuh yang terjaga secara langsung akan berdampak positif pada optimalisasi fungsi pelayanan publik. Selepas proses vaksinasi, penanganan medis dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh pada area rongga mulut dan gigi demi mengantisipasi potensi infeksi laten yang kerap memicu ketidaknyamanan saat bertugas.
Tidak berhenti pada aspek kesehatan fisik eksternal, manajemen Polres Bantul juga mengintegrasikan pengawasan internal yang ketat melalui tes urine mendadak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, langkah skrining narkoba ini wajib diikuti oleh ratusan personel yang hadir tanpa terkecuali demi menjaga muruah, komitmen, dan integritas korps Bhayangkara di wilayah Bantul.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Kami berkomitmen menjaga integritas anggota agar tetap profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.