Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Cina Larang Pendamping AI demi...
BERITA

Cina Larang Pendamping AI demi Mendorong Hubungan Nyata Warganya

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 21 Juli 2026
Pemerintah Cina melarang penggunaan aplikasi pendamping berbasis AI

Pemerintah Cina melarang penggunaan aplikasi pendamping berbasis AI

Pemerintah Cina resmi memberlakukan regulasi baru yang memperketat dan membatasi keberadaan pendamping romantis berbasis kecerdasan buatan (AI). Kebijakan ini dihadirkan untuk mendorong para pengguna agar kembali membangun interaksi sosial serta hubungan asmara di dunia nyata.

Regulasi yang digagas oleh Cyberspace Administration of China (CAC) bersama empat departemen pemerintah lainnya ini menegaskan bahwa alat AI tidak lagi diizinkan untuk secara berlebihan memanjakan pengguna, memicu ketergantungan emosional atau kecanduan, serta merusak hubungan antarmanusia di kehidupan nyata. Kebijakan ketat ini juga melarang keras pembuatan hubungan virtual dengan anak di bawah umur.

Raksasa teknologi seperti ByteDance, Tencent, dan Alibaba yang memiliki platform pendamping AI populer seperti Doubao, kini diwajibkan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum meluncurkan fitur serupa ke publik. Pemerintah berwenang menutup layanan tersebut jika dinilai menimbulkan dampak negatif bagi psikologis masyarakat.

Namun, alih-alih menyesuaikan sistem dengan aturan anyar tersebut, sejumlah perusahaan teknologi justru memilih untuk mematikan fitur persona kustom mereka secara total. Keputusan mendadak ini memicu gelombang "putus cinta virtual" secara massal di seluruh negeri.

Langkah tegas pemerintah Cina ini diduga kuat berkaitan erat dengan krisis demografi yang tengah melanda negara tersebut. Angka kelahiran di Cina terus mengalami penurunan signifikan selama empat tahun berturut-turut hingga mencapai rekor terendah, sehingga otoritas khawatir popularitas karakter AI dapat menghambat warganya untuk menikah dan memiliki keturunan.

Meski fenomena ini memunculkan keprihatinan terkait akses kesehatan mental yang terjangkau, para ahli dan terapis menilai pembatasan ketergantungan pada AI merupakan langkah penting. Perusahaan teknologi dinilai perlu memiliki tanggung jawab moral untuk memprioritaskan keselamatan emosional para penggunanya.

Topics
cina kecerdasan buatan ai companion bytedance tencent alibaba teknologi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.