Pertemuan antara Prancis dan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 membawa kembali memori persaingan sengit kedua negara tetangga. Jika melihat komposisi pemain, laga ini bagaikan ulangan final Olimpiade Paris 2024. Prancis diperkuat enam alumni Olimpiade seperti Kone, Olise, Doue, Cherki, Mateta, dan Akliouche, sementara Spanyol membawa lima nama yaitu J. Garcia, E. Garcia, Cubarsi, Baena, serta Pubill. Namun bagi Les Bleus, menghadapi Tim Matador selalu menghadirkan tantangan mental yang berat.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Rivalitas menyakitkan ini tidak hanya terjadi di lapangan hijau, tetapi juga merembet ke lapangan basket. Prancis yang dimotori Tony Parker dengan raihan 26 poin dan Joakim Noah harus mengakui keunggulan Spanyol pada final EuroBasket 2011. Pemain Spanyol, Juan Carlos Navarro, tampil menggila dengan mencetak 27 poin untuk menyegel gelar juara. Luka yang sama kembali terulang 11 tahun kemudian di ajang yang sama, di mana Juancho Hernangomez mengubur mimpi Prancis di partai puncak.
Di level kelompok umur sepak bola, memori kelam juga tercipta pada semifinal Euro U-21 2019. Kala itu, tim muda Prancis yang diperkuat Dayot Upamecano, Ibrahima Konate, dan Marcus Thuram luluh lantak dengan skor telak 1-4. Penalti Mikel Oyarzabal dan kecerdikan Dani Olmo yang dipadukan dengan taktik masterclass dari Luis de la Fuente membuat gol tunggal Jean-Philippe Mateta menjadi tidak berarti sama sekali.
Dominasi Spanyol bahkan merambah ke dunia balap sepeda pada Kejuaraan Dunia Cyclisme 2018 di Austria. Pembalap Prancis, Romain Bardet, harus puas finis di posisi kedua setelah kalah adu sprint dari veteran Spanyol, Alejandro Valverde. Meskipun Prancis menurunkan kuartet ofensif terbaiknya termasuk Thibaut Pinot dan Julian Alaphilippe, Valverde tetap tampil sempurna di lintasan menanjak dan tak terkalahkan hingga garis finis.
Mundur ke Euro 2012, kenangan pahit bertempat di Donbass Arena, Donetsk. Dua gol dari Xabi Alonso memastikan langkah Spanyol ke semifinal sekaligus menyingkirkan Prancis yang saat itu dilatih Laurent Blanc dengan skor 2-0. Karim Benzema dan kolega dibuat tidak berdaya karena hanya mampu melepaskan empat tembakan sepanjang laga. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri eksperimen taktis Blanc sebelum akhirnya tongkat estafet kepelatihan diserahkan kepada Didier Deschamps.