Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Garuda Mandala, Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, pada Rabu (22/7/2026).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut Danang Maharsa, para orang tua pada akhirnya akan menua dan uzur sehingga kewajiban utama generasi saat ini adalah meninggalkan warisan sejarah serta kebaikan bagi anak-anak. Langkah tersebut dinilai sangat krusial sebagai pembekalan mental dan karakter anak dalam menghadapi tantangan masa depan. Dari pantauan redaksi, momentum tahunan ini dihadiri oleh ratusan anak-anak dan jajaran pejabat daerah setempat.
"Masa depan ini juga akan tergantung kepada mereka yang akan melanjutkan perjuangan kita," ujar Danang Maharsa di sela-sela acara peringatan tersebut.
Berdasarkan keterangannya, peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh hanya menjadi ajang seremonial semata, melainkan harus difungsikan sebagai pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat warisan budaya. Berdasarkan hasil observasi tim redaksi di lapangan, fenomena pergeseran minat anak-anak terhadap budaya asing kini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik dan orang tua.
Danang Maharsa turut menyoroti dinamika anak-anak masa kini yang cenderung lebih familiar dengan serial drama Korea ketimbang cerita rakyat lokal seperti legenda Bandung Bondowoso. Padahal, kisah-kisah Nusantara sarat akan nilai keteladanan serta motivasi hidup yang kuat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Bandung Bondowoso kan dengan ceritanya semalam bisa membuat 1.000 candi, Ini menginspirasi anak. Apa pun itu tugas berat, tergantung dari kita niat atau tidak. Kalau niat pasti kita selesai," pungkasnya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap generasi muda tidak hanya tumbuh cerdas, tetapi juga aktif mewarisi nilai-nilai budaya luhur serta memupuk rasa cinta tanah air demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).