Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Bulan Koperasi Nasional, Daerah...
EKONOMI

Bulan Koperasi Nasional, Daerah Gelar Rangkaian Harkopnas

Wakil Ketua Umum Dekopin Teguh Eko Prastyono berikan keterangan terkait Hari Koperasi Nasional

Wakil Ketua Umum Dekopin Teguh Eko Prastyono berikan keterangan terkait Hari Koperasi Nasional

Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 dilaporkan masih berlangsung meriah di berbagai daerah di Indonesia sepanjang bulan Juli. Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyebut sejumlah Dekopin wilayah tetap aktif menggelar berbagai kegiatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap gerakan koperasi sekaligus memperkuat semangat berkoperasi di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi, Teguh Eko Prastyono mengatakan peringatan Harkopnas tidak hanya dipusatkan pada satu hari perayaan saja. Semangat Hari Koperasi terus digaungkan selama satu bulan penuh melalui berbagai agenda dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

"Hari Koperasi Nasional 2026 merupakan momentum membangkitkan kembali semangat berkoperasi. Selama bulan Juli, sejumlah Dekopin di berbagai wilayah Indonesia masih menggelar rangkaian perayaan Harkopnas sebagai wujud komitmen memperkuat gerakan koperasi," ujar Teguh dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Gus TEP ini, Harkopnas harus menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang. Koperasi dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tanah air.

Kendati demikian, Gus TEP mengakui bahwa berbagai persoalan mendasar masih menjadi hambatan utama dalam pertumbuhan koperasi di Indonesia. Oleh karena itu, sinergi antara pelaku koperasi dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan tersebut.

"Kami berharap pemerintah menjadikan Harkopnas sebagai momentum mempercepat penyelesaian berbagai persoalan koperasi. Penguatan regulasi, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi agenda bersama," kata Gus TEP menambahkan.

Saat ini, sejumlah persoalan klasik pada tubuh koperasi memang kerap menjadi sorotan tajam di masyarakat. Di antaranya adalah masih lemahnya tata kelola pada sebagian koperasi, rendahnya kualitas sumber daya manusia pengelola, terbatasnya akses permodalan, belum meratanya transformasi digital, hingga minimnya regenerasi anggota dan pengurus.

// TOPICS
#dekopin #hari_koperasi_nasional #harkopnas_2026 #koperasi #ekonomi_kerakyatan #teguh_eko_prastyono
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.