Make America Great Again atau MAGA adalah slogan politik Amerika Serikat yang paling populer berkat penggunaannya oleh Donald Trump dalam kampanye pemilihan presiden pada tahun 2016, 2020, serta 2024. Slogan ini tidak hanya merujuk pada kalimat kampanye semata, melainkan juga merepresentasikan ideologi, basis politik, hingga identitas kelompok pendukung sang mantan presiden.
Berdasarkan penelusuran sejarah, frasa tersebut pertama kali dipakai oleh Ronald Reagan sebagai slogan kampanye dalam pemilihan presiden tahun 1980 ketika negara tersebut menghadapi kelesuan ekonomi akibat stagflasi. Ronald Reagan memanfaatkan situasi sulit tersebut untuk membangkitkan rasa patriotisme di kalangan pemilih melalui seruan memulihkan harapan dan menciptakan peluang baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePenggunaan frasa serupa juga sempat diadopsi oleh Bill Clinton dalam kampanye pemilihan presiden tahun 1992 serta dalam iklan radio untuk mendukung pencalonan Hillary Clinton pada tahun 2008. Sementara itu, Donald Trump mulai mengadopsi frasa tersebut secara resmi menjelang akhir tahun 2012 setelah mempertimbangkan berbagai alternatif kalimat lain.
Keputusan Donald Trump mematenkan hak eksklusif penggunaan slogan tersebut dilakukan melalui pendaftaran ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat demi keperluan politik. Topi merah dengan tulisan putih MAGA kemudian bertransformasi menjadi fenomena budaya pop serta simbol persatuan di antara para pendukungnya di seluruh penjuru negeri.
Kendati demikian, penggunaan frasa tersebut kerap memicu perdebatan panjang di ruang publik karena sebagian kritikus menilai slogan ini sebagai bentuk politik isyarat atau bahasa terselubung. Di sisi lain, para pendukung tetap memandangnya sebagai wujud ekspresi patriotisme serta identitas politik yang dilindungi oleh konstitusi.