Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, kini bisa bernapas lega. Penantian panjang selama puluhan tahun untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya membuahkan hasil nyata setelah sekian lama terisolasi akibat infrastruktur yang buruk.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Selama ini, masyarakat di wilayah perbatasan Cianjur dan Kabupaten Bandung tersebut terpaksa melintasi jalan rusak parah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Saat kemarau, jalur tersebut lebih menyerupai dasar sungai yang mengering tanpa sisa aspal sedikit pun, sedangkan saat musim hujan medan menjadi sangat licin dan membahayakan keselamatan pengendara.
"Terakhir merasakan jalan bagus itu tahun 1998. Kemudian tidak lama rusak sampai sekarang," ujar Uus (50), salah seorang warga setempat saat ditemui pada Rabu (15/7/2026). Harapan baru pun muncul seiring dimulainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di desa tersebut.
Kasrem 061/Suryakencana, Kolonel Inf Yudi Ruskandar, menjelaskan bahwa TMMD tahun 2026 ini memang difokuskan pada pemerataan pembangunan di wilayah terpencil, termasuk Kecamatan Cibinong. "Tujuan utamanya akselerasi pembangunan di pelosok, sehingga ada pemerataan pembangunan," katanya.
Proyek ini melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dibantu swadaya masyarakat. Sasaran utamanya adalah perbaikan jalan sepanjang 872 meter yang dibangun menjadi jalan beton dengan lebar 4 meter, di samping pengerjaan jalan aspal dan perbaikan sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, mengakui bahwa wilayah Desa Mekarsari memang belum tersentuh pemerataan pembangunan secara optimal sebelumnya. Ia mengapresiasi langkah TNI dan memastikan pemerintah kabupaten akan menindaklanjuti program ini dengan membangun sisa akses jalan yang masih rusak di wilayah tersebut.